PALU — Nama Aimar Al Adlu kini tengah menjadi sorotan tajam pencinta sepak bola tanah air. Pesepak bola muda berbakat asal Kota Palu yang akrab disapa Marco ini resmi mendapatkan kesempatan emas untuk membela panji Merah Putih dalam ajang bergengsi Allianz Junior World Cup 2026 yang dihelat di Taipei Municipal Stadium, Taiwan, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Berdasarkan jadwal, Marco bersama rombongan Allianz Indonesia Team dijadwalkan bertolak menuju Taiwan pada Kamis (30/7/2026). Perjalanan ke kancah internasional ini terasa semakin istimewa karena skuad Garuda muda tersebut bakal ditangani langsung oleh pelatih kenamaan nasional, Indra Sjafri, yang didukung oleh Bari Sidik di jajaran tim pelatih.
Keberhasilan Marco menembus panggung dunia tidak diraih dengan instan. Remaja asal Palu ini merupakan salah satu dari enam talenta pilihan asal akademi ASIOP yang dipercaya memperkuat sepuluh pemain terbaik dalam skuad Allianz Indonesia Team.
Top Skorer Liga TopSkor dan Singa Cup Jadi Bukti Ketajaman Marco
Pemanggilan Marco ke level internasional tentu bukan tanpa alasan. Penyerang haus gol ini baru saja mencatatkan performa sensasional usai menyabet gelar top scorer atau pencetak gol terbanyak di ajang Liga TopSkor Jakarta U-15 2026 dengan koleksi tujuh gol.
Ketajamannya di kotak penalti lawan sudah teruji di berbagai level kompetisi. Sebelumnya, Marco juga sukses menggegerkan kancah sepak bola usia muda internasional setelah dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak di ajang Singa Cup 2025 di Singapura lewat torehan fantastis 11 gol.
Sebelum merantau dan mengasah kemampuan teknisnya di Jakarta, rekam jejak Marco dicetak dari kerja kerasnya meniti karier di berbagai turnamen usia muda lokal di Kota Palu. Lonjakan kariernya dari rumput hijau Sulawesi Tengah hingga sukses menembus tim nasional junior kini menjadi inspirasi besar bagi anak-anak muda di daerah.
Ajang Allianz Junior World Cup 2026 di Taiwan sendiri merupakan rangkaian program pembinaan usia muda global yang konsisten digulirkan oleh Allianz—yang juga dikenal luas sebagai mitra strategis klub raksasa Jerman, FC Bayern Munchen, sejak tahun 2000.
Kehadiran Indra Sjafri sebagai juru taktik memberikan nilai tambah tersendiri bagi perkembangan mental dan taktik para pemain muda. Pelatih asal Sumatera Barat tersebut menggembleng para punggawa Garuda Muda dengan materi latihan tingkat tinggi, mulai dari pemahaman strategi, penguatan fisik, hingga ketajaman mengambil keputusan di lapangan.
Bagi Aimar Al Adlu, kesempatan emas ini menjadi panggung utama untuk mengukur kapasitas diri menghadapi talenta-talenta muda terbaik dari berbagai negara dunia. Lebih dari itu, aksi gemilang Marco di Taiwan sekaligus membawa harum nama Kota Palu dan Sulawesi Tengah, membuktikan bahwa pesepak bola daerah memiliki daya saing tinggi untuk berbicara banyak di level internasional.(gio)


