Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EkonomiTeknologi

Kinerja Keuangan Semester I 2026 Melesat: Pendapatan Indosat Tembus Rp30,7 Triliun Berkat Transformasi AI

5
×

Kinerja Keuangan Semester I 2026 Melesat: Pendapatan Indosat Tembus Rp30,7 Triliun Berkat Transformasi AI

Sebarkan artikel ini
Indosat bukukan pendapatan Rp30,7 triliun di semester I 2026 berkat transformasi AI.
Example 468x60

JAKARTA, Kabar Selebes — PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison, IOH) kembali membukukan kinerja keuangan dan operasional yang sangat kuat pada semester pertama 2026. Tren positif ini didorong oleh akselerasi transformasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang memperkuat fondasi bisnis sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, Indosat meraup pendapatan sebesar Rp30,7 triliun, atau mengalami peningkatan 13,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (Year-on-Year / YoY).

Example 300x600

Perolehan tersebut diikuti oleh lonjakan EBITDA sebesar 14 persen YoY menjadi Rp14,6 triliun dengan margin yang tetap sehat di level 47,6 persen. Sementara itu, laba bersih dinormalisasi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk melesat 49,2 persen YoY menjadi Rp3,2 triliun, berkat disiplin pengelolaan biaya serta efisiensi operasional yang optimal.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa strategi AI North Star yang diterapkan perusahaan telah sukses mengubah arah Indosat dari sekadar penyedia konektivitas konvensional menjadi perusahaan teknologi berbasis AI.

“Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya,” ujar Vikram Sinha.

Penerapan teknologi AI kini semakin terintegrasi dalam keseharian pelanggan melalui berbagai fitur inovatif seperti Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express. Kehadiran ragam layanan produktif dan aman ini berhasil mendongkrak trafik data hingga 19,9 persen YoY, sementara Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3 persen YoY menjadi Rp46 ribu dengan total basis pelanggan seluler mencapai 93,4 juta pengguna.

Selain layanan seluler, lini bisnis AI Cloud mencatatkan pertumbuhan eksplosif. Sepanjang semester pertama 2026, AI Cloud membukukan pendapatan sebesar US$33 juta, melampaui total perolehan sepanjang tahun 2025 yang berada di angka US$28 juta.

Untuk memperkuat ekosistem digital tersebut, Indosat juga memperluas kapasitas jaringan lewat tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Penguatan ini berjalan beriringan dengan komitmen keberlanjutan lingkungan, di mana optimalisasi jaringan berbasis AI sukses memangkas intensitas emisi karbon sebesar 50,89 persen dan mengantarkan Indosat masuk ke dalam tiga Indeks ESG KEHATI periode Juni–November 2026.

Pertumbuhan impresif turut dicatatkan oleh Indosat di wilayah Regional Sulawesi. Pada paruh pertama 2026, trafik data di Sulawesi melonjak sebesar 29,5 persen YoY seiring tingginya pemanfaatan layanan digital oleh masyarakat untuk kebutuhan komunikasi, edukasi, produktivitas, hingga pengembangan usaha.

Guna mengakomodasi lonjakan tersebut, Indosat memperkuat infrastruktur jaringan di Sulawesi dengan mengoperasikan lebih dari 15.500 BTS 4G serta memperluas jangkauan hingga lebih dari 120 BTS 5G pada akhir kuartal II 2026.

Melalui semangat “Lebih Baik Indosat”, penguatan infrastruktur ini tidak hanya menghadirkan pengalaman digital yang andal bagi jutaan pelanggan di Sulawesi, tetapi juga membuka akses pemanfaatan teknologi cerdas bagi para pelaku usaha lokal di berbagai kota strategis.(gio)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *