Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tak Berkategori

Wamen Kemendukbangga Ratu Isyana Wisuda 77 Lansia hingga Tinjau Sanitasi di Palu dan Donggala

6
×

Wamen Kemendukbangga Ratu Isyana Wisuda 77 Lansia hingga Tinjau Sanitasi di Palu dan Donggala

Sebarkan artikel ini
Wamen Kemendukbangga Ratu Isyana wisuda 77 lansia di Palu
Example 468x60

PALU — Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, memperkuat komitmen pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui serangkaian kunjungan kerja maraton di Sulawesi Tengah. Agenda strategis tersebut mencakup wisuda lansia, peletakan batu pertama sanitasi, hingga peninjauan langsung pelayanan keluarga berencana (KB).

Pada Selasa (29/9/2026), Isyana mengawali agendanya di Kota Palu dengan menghadiri prosesi wisuda 77 peserta Sekolah Lansia Seroja dan Maroso yang dipusatkan di Gedung Sriti Convention Hall.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Isyana menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Lansia merupakan manifestasi penting dari program Bina Keluarga Lansia (BKL). Inisiatif ini dirancang untuk memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat berjalan optimal melalui pendekatan siklus kehidupan yang utuh.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang tangguh tidak bisa dilepaskan dari peran fundamental institusi terkecil di tengah masyarakat.

“Semua kalau kita ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia, semuanya itu bermula dari lingkup yang paling kecil, yaitu keluarga,” ujar Isyana di hadapan para wisudawan lanjut usia.

Tinjau Sanitasi Layak dan Genjot Pencegahan Stunting

Usai memberikan apresiasi kepada para lansia di Kota Palu, Wamen Isyana bergerak menuju Dusun Salena, Kelurahan Buluri. Di kawasan tersebut, ia melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan fasilitas sanitasi layak bagi tiga keluarga penerima manfaat.

Ia mengingatkan bahwa faktor kebersihan lingkungan dan penerapan pola hidup bersih serta sehat (PHBS) memegang peranan krusial dalam menopang derajat kesehatan keluarga secara menyeluruh.

Rangkaian kunjungan kerja ini merupakan kelanjutan dari agenda sehari sebelumnya di Kabupaten Donggala, Senin (28/9/2026). Saat menyambangi Rumah Sakit Kapal dr. Lie Dharmawan Bayan Peduli yang bersandar di Pelabuhan Wani, Isyana meninjau langsung pelayanan medis gratis yang berhasil menjangkau 50 akseptor KB.

Di hadapan ratusan peserta sosialisasi, ia kembali menggarisbawahi urgensi perencanaan keluarga sebagai instrumen utama menekan angka stunting sejak dari hulu.

“Tidak hamil di usia terlalu muda, hamil di usia terlalu tua, memiliki anak terlalu dekat jaraknya dan memiliki anak tidak terlalu banyak. Itu semua bagian dari upaya pencegahan stunting,” tegasnya.

Sebagai bentuk intervensi nyata, Isyana turut menyerahkan bantuan pembangunan jamban sehat kepada keluarga berisiko stunting di Desa Labuan Induk dan Desa Labuan Salumbone melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Melalui rangkaian program holistik—mulai dari pemberdayaan lansia, perluasan akses KB, perbaikan sanitasi, hingga penanganan stunting—pemerintah pusat berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tengah mendapatkan perlindungan dan kualitas kesejahteraan yang merata.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *