PALU— Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menghadiri rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palu yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Kota Palu, Rabu (28/10/2026).
Rapat yang diinisiasi Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Palu tersebut diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan Bulog, Polresta Palu, serta pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah temuan harga sejumlah komoditas di pasar yang tidak sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kondisi tersebut menjadi perhatian TPID Kota Palu, mengingat harga bahan pokok berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menegaskan pentingnya pengawasan harga di pasar agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi masyarakat.
“Apalagi di tengah situasi ekonomi saat ini, kita harus pastikan harga di pasar sesuai dengan HET. Jangan sampai memberatkan masyarakat, terutama untuk kebutuhan sembako,” ujar Imelda.
Ia berharap seluruh OPD terkait bersama para pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mengawasi distribusi serta harga bahan pokok di lapangan.
Menurutnya, pengawasan terpadu yang melibatkan Bulog dan Polresta Palu menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan ketersediaan stok serta menjaga harga komoditas tetap terkendali.
“Harapan kami, langkah TPID ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harga terjangkau, stok tersedia, dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tutupnya.
Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kota Palu terus mendorong penguatan koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya mengendalikan inflasi daerah, menjaga ketersediaan bahan pokok, serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.(*)














