PALU – Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, berhasil masuk dalam 12 terbaik Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) tingkat nasional tahun 2026.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Palu sebagai dorongan untuk memperkuat tata kelola data dan perencanaan pembangunan berbasis statistik.
Apresiasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., M.M., yang mewakili Wali Kota Palu, kepada Lurah Lolu Utara, Abdul Arifin, S.Sos., di Aula Kantor Kelurahan Lolu Utara, Rabu (28/10/2026).
Penghargaan berupa satu unit smart TV dari Bank Syariah Indonesia (BSI) itu menjadi bentuk apresiasi atas capaian Kelurahan Lolu Utara dalam program Kelurahan Cinta Statistik.
Dalam kesempatan tersebut, Irmayanti menyampaikan selamat sekaligus mengapresiasi jajaran Kelurahan Lolu Utara atas upaya yang dilakukan dalam mendukung penyelenggaraan statistik sektoral dan meningkatkan kualitas pengelolaan data di tingkat kelurahan.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi kelurahan lain di Kota Palu untuk meningkatkan kemampuan pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data secara tepat.
“Untuk meraih prestasi ini tentu ada kerja-kerja baik yang diperlihatkan. Kami berharap kelurahan lainnya juga bisa menjadi Kelurahan Cinta Statistik. Ini sudah menjadi keharusan bagi seluruh kelurahan untuk memahami literasi statistik dan melaksanakan pengumpulan data secara baik,” ujar Irmayanti.
Ia menegaskan, pembaruan data secara berkala menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Data yang dihimpun setiap kelurahan, termasuk profil wilayah, harus diperbarui setiap tahun agar tetap akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Data yang valid dan mutakhir diperlukan sebagai dasar dalam menentukan prioritas pembangunan, menyusun program, serta mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah.
Irmayanti menjelaskan, seluruh 46 kelurahan di Kota Palu telah dibentuk sebagai Kelurahan Cinta Statistik. Namun, Kelurahan Lolu Utara secara khusus dipersiapkan untuk mengikuti tahapan penilaian dan kompetisi mulai dari tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami berharap ke depan kelurahan lainnya juga bisa masuk nominasi Kelurahan Cinta Statistik. Dengan demikian, data yang dimiliki selalu diperbarui, karena perencanaan yang baik harus berbasis pada data yang akurat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Palu menegaskan bahwa penguatan statistik sektoral tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan dibutuhkan untuk menggambarkan kondisi masyarakat secara menyeluruh, mulai dari aspek sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan pelayanan publik.
Melalui program Kelurahan Cinta Statistik, aparatur kelurahan diharapkan mampu memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan, penentuan prioritas pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Irmayanti juga berharap adanya pendampingan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan perangkat daerah terkait agar penguatan statistik sektoral berjalan konsisten dan terintegrasi.
Pemerintah Kota Palu berharap keberhasilan Kelurahan Lolu Utara dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lainnya untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan data dan membangun budaya kerja profesional berbasis bukti.
Dengan pengelolaan data yang semakin baik, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Palu diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)














