Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Solidaritas Jurnalis Palu Gelar Doa Bersama, Harapkan 5 Wartawan Hilang di Erupsi Anak Krakatau Segera Ditemukan

35
×

Solidaritas Jurnalis Palu Gelar Doa Bersama, Harapkan 5 Wartawan Hilang di Erupsi Anak Krakatau Segera Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Puluhan jurnalis di Palu gelar doa bersama untuk 5 wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Example 468x60

PALU, — Gelombang duka dan rasa solidaritas mendalam menyelimuti kalangan insan pers di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi berkumpul menggelar aksi doa bersama dan penyalaan lilin guna mendoakan keselamatan lima jurnalis yang hingga kini masih hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Banten, Senin (7/9/2026).

Acara solidaritas yang dihelat pada Senin malam (14/9/2026) di kawasan Taman Nasional Kota Palu tersebut berlangsung khidmat. Dipimpin langsung oleh Ustadz Idhan S. Komi, majelis doa bersama ini menjadi wujud dukungan moril agar kelima pewarta segera ditemukan dalam kondisi selamat setelah memasuki hari ketujuh pencarian.

Example 300x600

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu, Muhammad Rifki, menyampaikan bahwa aksi ini diharapkan menjadi tambahan kekuatan spiritual bagi rekan-rekan seprofesi yang masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

“Sejauh ini untuk satu minggu berlalu, update terbaru dari teman-teman PFI Pusat belum ada informasi terkini soal hilangnya kawan kita yang melakukan peliputan di GAK,” ujar Rifki.

Ia menegaskan, PFI Pusat terus berkoordinasi agar operasi pencarian digelorakan secara maksimal, sehingga para jurnalis di Palu menaruh harapan besar agar tim SAR membuahkan hasil terbaik.

Lintas Organisasi Pers Bersatu, Bentangkan Kain Putih Harapan

Aksi solidaritas ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota dari berbagai organisasi pers terkemuka, mulai dari PFI Palu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah, hingga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah.

Selain melantunkan doa dan menyalakan lilin, para jurnalis membentangkan selembar kain putih berukuran besar. Di atas kain tersebut, mereka menuliskan berbagai pesan dukungan moral, doa kesembuhan, serta harapan bagi keluarga kelima jurnalis yang ditinggalkan, termasuk salah satunya jurnalis LKBN ANTARA, Bagus Khoirunnas.

Sementara itu, Kepala LKBN ANTARA Biro Sulawesi Tengah, Muhammad Zulfikar, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen penuh mengawal dan mendukung penuh operasi pencarian lima jurnalis bersama tiga anak buah kapal (ABK) yang turut berada dalam satu kapal nahas tersebut.

“Dari awal ANTARA sebagai kantor berita memaksimalkan koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, termasuk keluarga mereka yang hingga kini belum ditemukan. Beberapa langkah yang sudah dilakukan ANTARA seperti ikut langsung turun lapangan dalam pencarian bersama Basarnas. Bahkan tadi Direktur Utama Pemberitaan ANTARA juga ikut langsung untuk mencari keberadaan mereka,” jelas Zulfikar.

Dalam kesempatan yang sama, PFI Palu menyampaikan apresiasi tinggi kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) atas kebijakan memperpanjang masa operasi pencarian selama tiga hari ke depan.

Perpanjangan waktu ini dinilai sebagai langkah krusial yang menunjukkan keseriusan tim SAR gabungan dalam menghadapi tantangan cuaca serta dinamika arus laut di Selat Sunda. Seluruh insan pers di Sulawesi Tengah bersatu dalam satu harapan agar tim di lapangan diberikan kemudahan dan seluruh korban dapat segera ditemukan.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *