Palu — Sebanyak sebelas wisatawan warga negara asing (WNA) yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Sabtu (25/7/2026). Para pelancong tersebut sempat terombang-ambing di laut akibat speedboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, speedboat bernama MR.Un milik Sanctum Resort Pulau Una-Una tersebut berangkat dari Una-Una menuju Marisa pada pukul 07.00 WITA. Namun, pihak manajemen resort baru menerima kabar bahwa kapal mengalami kerusakan mesin pada pukul 14.30 WITA.
Kasat Polairud Polres Pohuwato, Iptu Urwadin, menyatakan bahwa pihaknya bersama tim Basarnas dan TNI Angkatan Laut langsung menyiagakan personel di Marisa untuk melakukan pencarian dan penanganan darurat.
Di sisi lain, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh. Rizal, S.H., mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk menggunakan KN SAR Bhisma yang membawa 13 Person On Board (POB) beserta peralatan medis dan evakuasi sejak pukul 09.40 WITA.
Satu Kru Masih Dalam Pencarian, Korban Selamat Dievaluasi ke Rumah Sakit
Kabar ditemukannya para wisatawan tersebut pertama kali beredar melalui pesan di Grup WhatsApp Togean Resort yang diteruskan oleh Jafar M. Amin dari informasi pihak Sanctum.
Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, turut membenarkan informasi penyelamatan tersebut. “Benar sudah ditemukan,” ujarnya.
Meskipun seluruh 11 wisatawan asing dipastikan selamat, pihak berwenang melaporkan bahwa satu orang kru speedboat masih belum ditemukan dan hingga kini tim gabungan terus melanjutkan proses pencarian di sekitar perairan.
Anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Jafar M. Amin, mengimbau agar seluruh korban yang telah dievakuasi segera mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat.










